Robot Ichiro ITS Runner-up di Bandung lalu Terbang ke Jepang

Robot Ichiro ITS Runner-up di Bandung lalu Terbang ke Jepang

PRESTASI Tim Robotika dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang berakhir Minggu (9/7/2017) menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ITS tetap berhasil menorehkan sejumlah prestasi. Dari lima kategori yang dilombakan, ITS merebut juara dua Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid dengan robot Ichiro. Selain itu, dua penghargaan inovasi terbaik, dan dua penghargaan desain terbaik. [caption id="attachment_188" align="aligncenter" width="448"] Robot Ichiro ITS[/caption] Tim ITS dengan robot Ichiro, harus takluk dari Barelang FC milik Politeknik Negeri Batam pada laga final KRSBI Humanoid 2017. Barelang FC merupakan juara bertahan dari gelaran di tahun sebelumnya. Meski tak menjadi juara pertama, Ichiro berhasil memperoleh penghargaan inovasi terbaik atas inisiatifnya membangun robot baru yang memiliki ukuran lebih besar. Sementara, pada divisi KRSBI Beroda,…
Read More
Tampil Menawan, VIROSE Menuju Perempatan Final

Tampil Menawan, VIROSE Menuju Perempatan Final

VIROSE tampak berlenggak-lenggok menarikan Tari Gending Sriwijaya saat lagu dimainkan. Sayangnya, pada sesi terakhir Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) 2017, bluetooth milik VIROSE mengalami masalah sehingga robot tak berhenti saat lagu dimatikan, Sabtu (8/7). Meski begitu, dua robot cantik milik ITS ini tetap berhasil melaju ke babak perempat final. Terdapat dua robot VIROSE yang dilombakan pada ajang KRSTI ini. Kedua robot tersebut harus menari dari posisi awal hingga ke arena finish yang terpisah jarak sekitar dua meter. Keduanya akan dinilai dari segi kekompakan gerakan, keserasian dengan musik, jumlah robot yang mampu mencapai finish, hingga keindahan kostum. VIROSE sendiri tampil menawan dengan kostum berwarna merah dan emas. Ketua tim KRSTI Muhammad Ainur Fahd mengungkapkan bahwa timnya turut melakukan inovasi perihal kostum. "Kami menambahkan selendang yang sebenarnya tidak ada pada kostum…
Read More
Main Cantik, Al jazari Menang 7-0

Main Cantik, Al jazari Menang 7-0

Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda 2017 memasuki babak penyisihan, Sabtu (8/9). Robot milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Al Jazari berhasil mencetak poin penuh pada dua pertandingan grup setelah berhasil menaklukkan lawannya pada posisi 1-0 dan 7-0. Pada pertandingan grup pertama, Al Jazari harus menghadapi Rimau dari Universitas Sriwijaya Palembang. Dengan waktu pertandingan enam menit, Al Jazari berhasil mengalahkan Rimau 1-0. Meski begitu, anggota tim Al Jazari, Achmad, mengaku bahwa timnya sempat mengalami kesulitan pada pertandingan tersebut. "Panitia tiba-tiba mengganti peraturan lomba, salah satunya waktu tunggu bola. Karena robot kami menggunakan sistem otomatis, hal tersebut berdampak pada performansi robot di lapangan," jelas mahasiswa D3 Teknik Elektro ini. Tak ayal, Achmad dan timnya pun berusaha memperbaiki sistem robot untuk menyesuaikan dengan peraturan baru. Alhasil, pada pertandingan penyisihan melawan…
Read More
Meski Seri, RI-GRANT Dinyatakan Kalah

Meski Seri, RI-GRANT Dinyatakan Kalah

RI-GRANT, robot pelempar cakram karya ITS harus rela terhenti pada babak perdelapan final Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2017, Minggu (9/7). Padahal, RI-GRANT mampu mendaratkan cakram lebih banyak dibanding lawannya, C-GOTJA_MP milik Politeknik Negeri Ujung Pandang. Dalam KRAI, misi yang harus dilakukan robot ialah melempar cakram ke arah meja-meja yang ada di arena perlombaan. Setiap satu cakram yang mendarat, peserta akan mendapatkan satu poin. Namun, poin lebih banyak akan diperoleh jika cakram mampu mendarat di meja di dalam area lawan. "Jika mendarat di area lawan, perolehan poinnya adalah lima," jelas ketua tim KRAI ITS Mochammad Bintang Juris Islami. Awalnya, RI-GRANT mencoba melempar cakramnya ke seluruh meja. Beberapa cakram pun berhasil mendarat dengan mulus meskipun tak mampu mendarat di area lawan. Di sisi lain, C-GOTJA_MP justru hanya mencoba untuk melempar cakram…
Read More
KRSBI Humanoid: ICHIRO Takluk Pada Juara Bertahan

KRSBI Humanoid: ICHIRO Takluk Pada Juara Bertahan

Pertandingan final KRSBI Humanoid 2017 antara Ichiro melawan Barelang FC menjadi pertandingan yang sangat dinantikan, Minggu (9/7). Barelang FC sang juara pada 2016 harus menghadapi Ichiro yang juga pernah menyabet juara umum Federation of International Robot-Soccer Association Humanoid Robot Cup (FIRA Hurocup) di Beijing pada 2016 lalu. Sejak awal pertandingan, Barelang FC seketika agresif melakukan serangan. Meski begitu, bukan perkara mudah bagi Barelang FC untuk menjebol gawang Ichiro. Sebab, Ichiro juga tak gentar berusaha merebut bola dari robot milik Politeknik Negeri Batam tersebut. Namun, saat dua pemain Ichiro harus diservis di pinggir lapangan, Barelang FC memanfaatkan kesempatan dengan melakukan tendangan jarak jauh ke arah gawang Ichiro. Gagal dihalau oleh kiper Ichiro, Barelang FC pun berhasil mencetak gol. Barelang FC pun semakin berusaha membobol kembali gawang Ichiro. Gol kedua dan ketiga…
Read More
Dramatis, Al Jazari Terhenti di Perempat Final

Dramatis, Al Jazari Terhenti di Perempat Final

Pertandingan antara Al Jazari dan Ersow dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sudah berlangsung menegangkan sejak awal. Al Jazari yang sempat rusak hingga gol bunuh diripun mewarnai pertandingan. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Ersow akhirnya menghentikan langkah Al Jazari pada KRSBI Beroda 2017, Sabtu (8/7). Pada babak 16 besar, Al Jazari dengan mudah mengalahkan lawannya, Mobo-evo dari Universitas Negeri Yogyakarta, dengan skor 4-0. Sayangnya, berbagai masalah tak terduga justru terjadi saat pertandingan dengan Ersow. Terpantau di lapangan, panitia kembali mengubah peraturan secara tiba-tiba. Sebelumnya, saat kick off berlangsung, robot diperbolehkan berada pada daerah tim lawan. Namun, saat laga Al Jazari melawan Ersow, robot ternyata dilarang berada pada daerah tim lawan. "Alhasil, hal tersebut berpengaruh pada Al Jazari karena kami menggunakan sistem otomatis yang telah diatur sesuai peraturan awal pertandingan," jelas…
Read More
Tumbangkan Eros, Ichiro Amankan Posisi Dua Besar

Tumbangkan Eros, Ichiro Amankan Posisi Dua Besar

Kabar gembira datang dari robot KRSBI Humanoid kebanggaan ITS, Ichiro. Setelah melenggang ke babak semifinal, Ichiro sukses kalahkan Eros milik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan skor 2-0, Sabtu (8/7). Kemenangan atas musuh bebuyutannya ini resmi mengantarkan Ichiro ke partai final. Bukan kali pertama bagi Ichiro dan Eros bertemu pada pertandingan KRSBI Humanoid. Sebelumnya, mereka pernah bertemu pada laga final KRSBI Humanoid 2017 tingkat regional dan tingkat nasional pada tahun 2016. Tak ayal, meski baru pada babak semifinal, pertandingan keduanya berlangsung sengit. [caption id="attachment_188" align="aligncenter" width="448"] Robot Ichiro ITS[/caption] Pada babak pertama, Ichiro seharusnya melakukan kick off. Namun, karena dalam waktu llima detik Ichiro tak menyentuh bola, Eros pun mulai mendekat dan berusaha merebut bola. Tak perlu waktu lama, salah satu jenis Ichiro yang memiliki postur tubuh paling besar kemudian berhasil…
Read More
Tiga Tim Robot ITS Siap Rebut Juara Dunia

Tiga Tim Robot ITS Siap Rebut Juara Dunia

Tiga karya besar mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali siap berlaga di level internasional. Tim Kontes Robot Indonesia, Tim Ichiro, dan Tim Roboboat Nala V dilepas secara resmi Jumat (16/6) kemarin, oleh Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD. Bertempat di Gedung Pusat Robotika ITS, Joni mengaku sangat bangga dengan para mahasiswa yang hadir. "Kita tahu bahwa ITS merupakan salah satu poros robotik di Indonesia, saya bangga kalian tidak berhenti pada pencapaian-pencapaian sebelumnya," ungkap Joni dalam sambutannya. Pencapaian tersebut diantaranya adalah Juara 3 AUVSI 9th Roboboat Competition, Juara 1 Deconbotion 2015, dan Juara 1 Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2016 oleh Tim Nala V, serta Juara Umum FIRA Humanoid Robot Cup 2016 di Tiongkok oleh Tim Ichiro. Sementara semua perwakilan tim Kontes Robot Indonesia (KRI)…
Read More