Meski Seri, RI-GRANT Dinyatakan Kalah

Home / Kontes Robot / Meski Seri, RI-GRANT Dinyatakan Kalah

RI-GRANT, robot pelempar cakram karya ITS harus rela terhenti pada babak perdelapan final Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2017, Minggu (9/7). Padahal, RI-GRANT mampu mendaratkan cakram lebih banyak dibanding lawannya, C-GOTJA_MP milik Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Dalam KRAI, misi yang harus dilakukan robot ialah melempar cakram ke arah meja-meja yang ada di arena perlombaan. Setiap satu cakram yang mendarat, peserta akan mendapatkan satu poin. Namun, poin lebih banyak akan diperoleh jika cakram mampu mendarat di meja di dalam area lawan. “Jika mendarat di area lawan, perolehan poinnya adalah lima,” jelas ketua tim KRAI ITS Mochammad Bintang Juris Islami.

Awalnya, RI-GRANT mencoba melempar cakramnya ke seluruh meja. Beberapa cakram pun berhasil mendarat dengan mulus meskipun tak mampu mendarat di area lawan. Di sisi lain, C-GOTJA_MP justru hanya mencoba untuk melempar cakram ke area RI-GRANT. Berulang kali mencoba, satu cakram akhirnya berhasil mendarat di meja terjauh tersebut.

Setelah berhasil, C-GOTJA_MP pun mengganti strategi permainan dengan melempar cakram ke seluruh meja di arena perlombaan. Tak ingin kalah, RI-GRANT terus melempar cakram ke seluruh meja. Namun, hingga pertandingan usai, tak ada satupun cakram milik RI-GRANT yang mampu mendarat di daerah lawan.

Hasilnya, terdapat sembilan cakram yang berhasil dilemparkan oleh RI-GRANT dan mendarat tepat di meja, sedangkan C-GOTJA_MP hanya mampu melempar lima cakram. “Namun, karena satu cakram lawan ada di daerah kami, poinnya menjadi imbang 9-9,” ujar Bintang.

Jika terdapat dua tim yang memiliki poin imbang, maka tim yang lemparannya mampu mendarat di meja yang lebih jauh akan keluar sebagai juara. Mempertimbangkan peraturan panitia tersebut, RI-GRANT dinyatakan kalah dan tak bisa melanjutkan perjuangannya ke babak perempat final. (ayi/dza)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *